Bisakah…luka yang teramat dalam ini nanti akan sembuh
Bisakah…kekecewaan bahkan keputusasaan yang mengiris-iris hati berpuluh-puluh juta saudara kita ini, pada akhirnya nanti akan kikis
Adakah kemungkinan kita akan bisa merangkak naik ke bumi,, dari jurang yang teramat curam dan dalam
Akankah api akan berkobar-kobar lagi,
Apakah asap akan membungbung lagi dan memenuhi angkasa tanah air
Akankah kita semua akan bertabrakan lagi satu sama lain,, jarah menjarah satu sama lain dengan pengorbanan yang tidak akan terkirakan
Adakah kemungkinan kita tahu apa yang sebenarnya sedang kita jalani
Bersediakah kita sebenarnya untuk tahu persis apa yang sesunggunya kita cari
Cakrawala yang manakah, yang menjadi tujuan sebenarnya dari langkah-langkah kita
Pernahkah kita bertanya bagaimana cara melangkah yang benar
Pernahkah kita mencoba menyesali, hal-hal yang barangkali memang perlu disesali dari perilku-perilaku kita yang kemarin
Bisakah kita menumbuhkan kerendahatian dibalik kebanggaan-kebanggaan
Masih tersediakah ruang didalam dada kita dan akal kepala kita, untuk sesekali berkata kepada diri sendiri bahwa yang bersalah bukan hanya mereka, bahwa yang melakukan dosa bukan hanya ia, tetapi juga kita
Masih tersediakah peluang didalam kerendahan hati kita, untuk mencari apapun saja yang kira-kira kita perlukan meskipun barangkali menyakitkan diri kita sendiri
Mencari hal-hal yang kita benar-benar butuhkan agar supaya sakit..sakit..sakit kita ini benar-benar sembuh total
Sekurang-kurangnya dengan perasaan santai kepada diri sendiri, untuk menyadari dengan sportif bahwa yang mesti disembuhkan itu nomor satu bukan yang diluar diri kita, , tetapi didalam diri kita
Yang perlu utama kita lakukan adalah penyembuhan diri
Yang kita yakini bahwa harus betul-betiul disembuhkan justru adalah segala sesuatu yang berlaku didalam hati dan akal pikiran kita
diadaptasi dari Emha Ainun Najib